14
Sep

SIAGA DAN WASPADA, ITU TUHAN SUKA!

Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya,

ada tiga ratus orang,

tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air.

(Hakim-hakim 7:6)

 

 

 

“Pa, kenapa, sih, kita harus memeriksa semua jendela dan pintu, sebelum tidur? Kan, Tuhan menjaga kita. Buat apa khawatir?” tanya Didi sambil menemani Papa memeriksa pintu dan jendela rumah. “Bukan khawatir, Di. Ini namanya bersikap siaga dan waspada. Siaga terhadap kejahatan dan waspada untuk menjaga diri sebaikbaiknya. Itu juga tanggung jawab kita, lho, Di, untuk menjaga lingkungan kita tetap aman. Bila kita siaga dan waspada, orang-orang jahat jadi berpikir berulang kali untuk berbuat jahat. Malah mungkin akhirnya mereka tidak jadi berbuat jahat. Bagus, kan, mencegah orang berbuat jahat?” Papa menjelaskan.

 

 

Adik-adik, benar sekali kata papanya Didi. Yuk, kita baca Hakim-hakim 7:3-7! Tuhan memilih orang-orang yang siaga dan waspada untuk maju melawan orang Midian yang menindas bangsa Israel. Sikap siaga dan waspada itu ditunjukkan dari cara orang-orang itu minum dari air sungai. Tuhan membutuhkan orang-orang yang siaga dan waspada agar mereka mudah dan patuh mengikuti perintah Tuhan.

 

 

Adik-adik, yuk kita juga siaga dan waspada!

 

 

Doa: Bapa Surgawi, berilah aku hati yang selalu siaga dan waspada terhadap kejahatan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2017
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama