10
Nov

MENYANDARKAN DIRI PADA ALLAH

Amsal 3:1-12

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,

dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

(Ams. 3:5)

 

 

 

Titanic adalah kapal pesiar terbesar yang pernah dibuat manusia pada zamannya. Namun, kapal tersebut justru tenggelam di pelayaran pertamanya karena menabrak sebuah gunung es pada tanggal 15 April 1912. Kecelakaan kapal yang menewaskan lebih dari 1.500 orang tersebut kini tercatat sebagai salah satu kecelakaan kapal terbesar di dunia modern hingga saat ini. Salah satu penyebab angka kematian tinggi adalah kurangnya sekoci penyelamat yang tersedia. Banyak orang tidak bisa menyelamatkan diri mereka ketika kapal mulai tenggelam. Perancang kapal tampaknya begitu yakin dengan keamanan kapalnya sehingga ia tidak merasa perlu mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Seandainya saja ia lebih rendah hati dan mau berjaga-jaga, pastilah ada banyak orang yang selamat.

 

 

Penulis Amsal mengingatkan kita untuk senantiasa rendah hati dan tidak bersandar pada kekuatan sendiri. Kita diingatkan untuk senantiasa bersandar kepada Tuhan saja karena Ia mengetahui segala sesuatu yang terbaik bagi kita. Bila kita mau mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kita, Ia akan memperlihatkan jalan yang terbaik (ay. 6) dan memulihkan kita dari kesukaran yang melilit kita (ay. 8). Oleh karena itu, sangatlah tidak bijak bila kita hanya mengandalkan diri sendiri dalam kehidupan ini.

 

 

Youth, kita memang dianugerahi akal budi oleh Sang Pencipta. Namun, ketika kita menggunakannya, jangan sampai kita melupakan Tuhan yang mempunyai segala rancangan indah bagi seluruh ciptaan-Nya. Rancangkanlah segala sesuatu dalam logika kita, tetapi senantiasalah berdoa dan bertanya, “Apakah ini sesuai dengan kehendak-Mu, Tuhan?”

 

 

  1. Apa yang dimaksud penulis Amsal dengan “Akuilah Dia dalam segala lakumu”?
  2. Bagaimana cara kita menemukan kehendak Allah dalam kehidupan kita?

 

 

Pokok Doa: Penyertaan Allah dalam setiap pergumulan hidup.

Multiple Ajax Calendar

November 2017
S M T W T F S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama