13
Nov

MENGEJAR HIKMAT

Amsal 8:7-14

Karena hikmat lebih berharga dari pada permata,

apa pun yang diinginkan orang, tidak dapat menyamainya.

(Ams. 8:11)

 

 

 

Salah satu tren yang mencuat di berbagai media sosial adalah tren berbagi kata-kata mutiara. Bentuknya bisa berbeda-beda. Ada yang berupa nasihat. Ada yang berupa kata-kata penguatan bagi mereka yang sedang menghadapi persoalan. Ada yang dibuat sendiri dan ada juga yang mengambil kutipan-kutipan inspiratif dari orang-orang terkenal.

 

 

Kitab Amsal merupakan sebuah kitab yang banyak membahas mengenai hikmat. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila kitab ini banyak berisi nasihat atau perkataan-perkataan hikmat. Perkataan hikmat di kitab ini mungkin memiliki kesamaan dengan perkataan hikmat lain yang ada di dunia. Namun, hal yang membedakan keduanya adalah asal atau sumber hikmat tersebut. Ketika banyak orang berusaha dengan kekuatannya sendiri untuk mencari hikmat kebijaksanaan, Amsal dengan tegas mengatakan bahwa sumber dari segala hikmat kebijaksanaan adalah takut akan Tuhan (Ams. 1:7). Oleh karena itu, satu-satunya cara bagi kita untuk memperoleh hikmat adalah dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Bila kita hanya mengandalkan kekuatan manusia semata-mata, maka kita hanya akan terperangkap pada kebijaksanaan duniawi semata-mata, yang mungkin sekali tidak sesuai dengan apa yang diharapkan Tuhan.

 

 

Youth, ada banyak sumber hikmat di dunia ini. Bukan tidak mungkin, kita kagum pada seseorang sehingga kita mengikuti pesan-pesan kebijaksanaannya sebagai pedoman dalam mengambil keputusan. Walaupun demikian, senantiasalah kritis dan waspada akan “hikmat-hikmat” yang mungkin berlawanan dengan iman kita.

 

 

  1. Mengapa hikmat lebih berharga daripada permata?
  2. Adakah Amsal yang menjadi motivasi dalam hidup Anda?

 

 

Pokok Doa: Menjadi pemuda yang berhikmat dari Roh Kudus.

Multiple Ajax Calendar

November 2017
S M T W T F S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama