3
Jan

AMBISI YANG BERHIKMAT

Yakobus 4:1-10

Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya,

lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu,

lalu kamu bertengkar dan berkelahi.

(Yak. 4:2)

 

 

 

Manusia dilengkapi Tuhan bukan hanya dengan akal budi, melainkan juga dengan keinginan atau hasrat terhadap apa yang dianggapnya menarik. Keinginan, hasrat, atau minat yang kuat dalam diri seseorang untuk menggapai sesuatu disebut ambisi. Salahkah kalau kita punya ambisi? Tentu tidak! Ambisi sangat diperlukan dalam kehidupan kita. Ia bagaikan sumber kekuatan atau tekad untuk mengubah keadaan. Ambisi menjadi sangat positif apabila dikendalikan oleh hikmat. Sebaliknya, ketika ego memegang kendali, maka ambisi berubah menjadi ambisius. Orang ambisius akan menghalalkan apa saja untuk memenuhi hasratnya.

 

 

Rupanya ada anggota jemaat yang ambisius di jemaat Yakobus. Pikiran mereka dikuasai oleh nafsu duniawi. Akibatnya, mereka tidak segan membunuh, hatinya dikuasai oleh iri dengki, lalu bertengkar dan berkelahi. Doa dan ibadah dipakai bukan untuk menyenangkan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama, melainkan dijadikan alat untuk mendapatkan apa yang mereka ingini.

 

 

Berkaca dari peringatan Yakobus, marilah kita memeriksa kembali ambisi dalam diri kita. Apakah ambisi kita dikendalikan oleh hikmat Tuhan sehingga kita berusaha sekuat tenaga mewujudkan kehendak Tuhan ataukah selama ini kita menjadi orang ambisius yang berkedok ibadah? Periksalah juga doa-doa kita, apakah hanya untuk kepentingan sendiri ataukah kepentingan orang lain juga?

 

 

REFLEKSI:

Kendalikanlah ambisi kita oleh hikmat dari Tuhan

agar mampu melakukan kehendak-Nya dengan optimal.

Mzm. 110; Ams. 1:20-33; Yak. 4:1-10

Multiple Ajax Calendar

January 2018
S M T W T F S
« Dec    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama