5
Jan

MENGASIHI MEREKA YANG LEMAH

“… mereka menginjak-injak kepala orang lemah ke dalam debu

dan membelokkan jalan orang sengsara ….”

(Amos 2:7)

 

 

 

“Andi, Badu, dan Bandi, kalian jangan gitu, dong! Kan kasian mbaknya kalian isengin dan ledekin terus. Coba kalau kalian yang mengalaminya, pasti kalian sedih diisengin seperti itu,” tegur Didi kepada ketiga temannya. Hari itu mereka berempat sedang mengerjakan tugas kelompok di rumah Bondan. Bondan memiliki seorang asisten rumah tangga yang pincang akibat kecelakaan. Andi, Badu, dan Bandi berkali-kali memanggil asisten rumah tangga itu hanya untuk mempermainkannya.

 

 

Adik-adik, di sekitar kita ada banyak orang yang mengalami keterbatasan dan memiliki kelemahan. Salah satunya adalah keterbatasan fisik atau mental. Nah, ketika bertemu dengan mereka, sikap seperti apakah yang akan kita tunjukkan? Apakah kita akan mengejek mereka, atau sebaliknya justru menolong dan mengasihi mereka? Mari kita baca Amos 2:6-8. Ternyata tindakan menghina orang yang lemah dianggap sebagai perbuatan jahat di hadapan Tuhan.

 

 

Adik-adik, mari kita mengasihi dan menerima keberadaan sesama kita yang memiliki kelemahan!

 

 

Doa: Bapa di Surga, mampukan aku untuk mengasihi sesama yang lemah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2018
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama