8
Jan

HIDUP YANG JUJUR

“… bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa,

membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca palsu ….”

(Amos 8:5)

 

 

 

“Mama, beli berasnya di toko sebelah situ aja, lebih sepi. Di sini ngantrinya lama, panas banget, Ma,” ujar Kiki. “Sabar, ya, Ki, kita belinya di toko ini saja. Lama sedikit nggak apa karena pedagangnya jujur,” jawab Mama. “Oh, pedagang di toko sebelah situ tidak jujur, dong, ya? Pantesan aja Mama nggak mau belanja di sana,” Kiki bergumam.

 

 

Adik-adik, kejujuran adalah nilai yang harus dipegang ketika menjalani kehidupan. Orang yang tidak jujur, dapat merugikan orang lain dan tidak akan dipercaya lagi. Bukan hanya itu, Tuhan juga tidak suka kepada orang yang hidup tidak jujur. Mari kita baca Amos 8:5-7. Ketidakjujuran dilakukan oleh para pedagang di tengah bangsa Israel. Mereka menjual barang dengan harga yang mahal dan mencurangi timbangannya sehingga pembeli mendapat lebih sedikit. Mungkin saja tindakan itu tidak diketahui orang lain. Namun Tuhan Mahatahu, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan.

 

 

Adik-adik, mari kita hidup jujur setiap hari dalam segala hal!

 

 

Doa: Bapa di Surga, tolong aku untuk hidup jujur setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2018
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama