10
Jan

MENJIJIKKAN TETAPI TETAP DISAYANG

Yesaya 41:14-20

Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel!

(Yes. 41:14)

 

 

 

Ada apa dengan Israel sehingga Allah menyebut mereka “cacing” dan “ulat”? Ke manakah gambaran yang lebih enak didengar seperti “kawanan domba Allah,” “kebun anggur Tuhan,” atau “umat kesayangan”?

 

 

Dari dulu sampai sekarang pada umumnya orang geli dan jijik melihat cacing dan ulat, apalagi menyentuhnya. Jadi, tampaknya, pada zaman itu, Israel adalah umat Allah yang menjijikkan! Apa yang membuat mereka begitu? Dosa dan pelbagai pelanggaran menjadi penyebab Israel terpuruk, tidak berdaya, dan menjijikkan. Israel berulang kali melakukan pelbagai pelanggaran. Berulang kali juga Tuhan menyampaikan teguran agar mereka berbalik dan bertobat. Tuhan itu panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Peringatan dan hukuman yang diberikan kepada umat-Nya juga terjadi dalam bingkai cinta kasih-Nya. Walaupun umat itu kini menjijikkan bagai cacing dan ulat, Tuhan tetap merencanakan penebusan. Kasih-Nya membuat apa yang menjijikkan itu pantas untuk direngkuh, dipeluk, dan dipulihkan-Nya.

 

 

Israel bisa menjadi tempat kita berkaca. Mungkin saja saat ini diri kita menjijikkan di hadapan Tuhan. Dosa-dosa yang kita lakukan membuat kita terpuruk dan tak berdaya. “Janganlah takut!” firman Tuhan. Ia sanggup menebus dan memulihkan kita. Tidak hanya itu, Tuhan juga dapat menjadikan kita alat di tangan-Nya untuk melakukan hal-hal besar. Kembali dan bertobatlah!

 

 

REFLEKSI:

Bagi Allah tidak ada yang terlalu kotor dan menjijikkan

asalkan kita mau bertobat.

Mzm. 69:2-6, 31-37; Yes. 41:14-20; Yoh. 1:29-34

Multiple Ajax Calendar

January 2018
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama