2
Feb

IBADAH SEJATI

… supaya kamu mempersembahkan tubuhmu

sebagai persembahan yang hidup, yang kudus

dan yang berkenan kepada Allah:

itu adalah ibadahmu yang sejati.

(Rm. 12:1)

 

 

 

Akhir-akhir ini semakin banyak orang yang hidup mementingkan diri sendiri, bukan hanya dalam hal-hal besar tapi juga sudah sampai ke hal-hal sepele. Bukan hanya dalam hal jasmaniah saja, tetapi juga sudah ke hal-hal rohaniah. Sekadar contoh saja, apa yang diminta orang dalam doanya? Berkat yang melimpah ruah untuk kepentingan pribadi. Apa tujuan akhir berbuat sesuatu? Kemapanan, kehormatan, dan ketenaran pribadi. Meminjam ucapan John F. Kennedy, Presiden AS ke-35 (20 Jan 1961 – 22 Nov 1963): “Jangan bertanya apa yang dapat negara Anda perbuat untuk Anda; bertanyalah apa yang Anda perbuat untuk negara Anda.”

 

 

Seharusnya kita juga tidak hanya bertanya apalagi menuntut Tuhan selalu melakukan kehendak kita; tetapi bertanyalah juga pada diri kita sendiri, “apa yang telah kita perbuat bagi Tuhan?” Bukankah sepatutnya kita juga selalu ingat memuliakan Tuhan? Mari kita persembahkan tubuh kita, hidup kita sebagai persembahkan yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Allah tidak membutuhkan apa pun dari kita, namun Ia sangat menghargai persembahan hidup kita sebagai ibadah yang sejati yang berkenan kepada-Nya.KUN

 

 

DOA:

Tuhan ampuni kami,

jika kami selalu menuntut Tuhan berbuat seperti yang kami inginkan.

Tolong ajar dan mampukan kami untuk mempersembahkan hidup kami

sebagai persembahan yang berkenan bagi Tuhan. Amin.

Multiple Ajax Calendar

February 2018
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama