5
Feb

MENYINGKIR

Kisah Para Rasul 14:1-7

Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya,

menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia ….

(Kis. 14:6)

 

 

 

Mengapa Paulus dan Barnabas harus menyingkir? Mengapa mereka tidak melawan saja gerakan yang mau berbuat macam- macam itu? Aneh. Bukankah mereka dikaruniai kuasa Tuhan? Apakah mereka pengecut?

 

 

Tentu bukan pengecut. Paulus dan Barnabas memakai nalar sehingga mereka mengetahui seluk-beluk dan tujuan gerakan yang hendak menyingkirkan mereka. Pengetahuan itulah yang menentukan tindakan. Sebuah tindakan yang tepat. Mereka menyingkir ke Listra dan Derbe tanpa kehilangan fokus dan tujuan. Fokus mereka adalah memberitakan Injil. Tujuan mereka adalah membawa banyak orang menemukan makna hidup. Makna hidup itu hanya bisa dipenuhi dalam Injil sebagai ungkapan cinta kasih Allah. Hidup menurut Injil adalah meninggalkan perbuatan yang sia-sia dan berbalik kepada Allah.

 

 

Kemampuan menalar adalah anugerah Allah yang diberikan kepada semua orang. Menalar dengan baik tentu membutuhkan latihan. Latihan terbaik adalah bekerja sama dengan Roh Kudus. Roh yang selalu menggugah penalaran sehingga spirit kreatif selalu aktif. Paulus dan Barnabas memang menyingkir, tetapi keduanya menyingkir demi ketaatan pada Injil. Mereka sadar bahwa tanpa Injil, dunia hanya akan mengarah pada nihilisme, pada ketiadaan makna dan tujuan. Nah, sudahkah kita mengasah nalar sehingga membangkitkan kreativitas untuk mewartakan Injil kabar keselamatan?

 

 

DOA:

Tuhan, ke mana pun Roh-Mu menggerakkan kami,

ke sanalah kami akan bergerak dengan ketaatan. Amin.

Mzm. 102:13-29; 2Raj. 4:8-17, 32-37; Kis. 14:1-7

Multiple Ajax Calendar

February 2018
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama