12
Feb

MAKANAN ROHANI

Tetapi Yesus menjawab:

“Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja,

tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

(Mat. 4:4)

 

 

 

Konon, jika seseorang memasuki usia lanjut, ia tidak dapat makan dalam jumlah banyak sekaligus. Selain itu, ia juga mudah lapar. Jadi, biasanya di antara waktu sarapan dan makan siang, serta di antara waktu makan siang dan waktu makan malam, selalu disediakan snack atau makanan kecil supaya orang lanjut usia tidak merasa kelaparan. Memang, walau sudah lanjut usia, orang tetap perlu cukup makan demi kesehatannya. Bagaimana dengan soal rohani? Kita yang sudah lanjut usia apakah mungkin juga dapat merasa lapar rohani?

 

 

Ketika Tuhan Yesus diiming-imingi Iblis agar mengubah batu menjadi roti, Tuhan Yesus menolak. Tuhan Yesus tentu saja ketika itu lapar karena ia berpuasa 40 hari lamanya. Namun Tuhan Yesus tahu menguasai dirinya dan tidak mau diperdaya Iblis. Entahlah kita merasa lapar secara rohani atau tidak, tetapi Yesus berkata bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap firman Tuhan, jadi artinya, kita mau tidak mau, secara rohani perlu firman Tuhan demi kesehatan rohani kita. Sahabat Lansia, apakah kita juga memperhatikan kesehatan rohani kita, makan dan menikmati firman Tuhan sebagaimana mestinya?DSM

 

 

DOA:

Tuhan Yesus, tolong kami agar tetap memperhatikan

keperluan rohani kami yaitu firman Tuhan. Biarlah secara teratur,

kami membaca atau mendengarkan firman Tuhan yang menguatkan

dan membimbing hidup kami. Terima kasih Tuhan. Amin.

Multiple Ajax Calendar

February 2018
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama