13
Feb

LANGKAH IMAN

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,

aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku ….

(Mzm. 23:4)

 

 

 

Menjelang senja, Dodi (16 tahun), menggendong adiknya yang menggigil karena demam memasuki pos puskesmas yang nyaris tutup. Bu Dokter segera memeriksa adiknya, lalu ia memberi suntikan dan obat malaria. Setelah mengucapkan terima kasih, Dodi menggendong adiknya kembali, menyalakan lampu senternya yang redup dan melangkah masuk ke dalam kegelapan hutan. Menyaksikan seluruh kegiatan itu dokter pun bertanya, “Apa kamu tidak takut masuk dalam kegelapan hutan dengan senter semacam itu?” “Tidak, Bu Dokter, sebab cahayanya cukup menerangi sejauh setiap langkahku,” jawab Dodi.

 

 

Wah, jawaban yang mengagumkan, bukan? Bukankah itu pula pengalaman kita sejak menjalani hidup setelah pensiun? Lebih lagi setelah kita ditinggal pasangan hidup yang telah mendahului kita. Dalam masa ketidakpastian, kita juga tidak merasa takut bahaya, karena seperti ungkapan pemazmur hari ini, kita yakin akan penyertaan Tuhan dalam menapaki masa depan kita. Betapa sering kita pun teringat nyanyian yang diawali dengan perkataan “Tiap langkahku diatur oleh Tuhan ….” Terang firman Allah mungkin nampak redup, namun cukup memberi cahaya di setiap langkah iman yang kita ambil. Bukankah begitu, Sobat?JNA

 

 

DOA:

Bapa, ampunilah kami bila terkadang kami

masih meragukan penyertaan-Mu ketika kegelapan hidup melingkupi kami.

Tolonglah agar terang firman-Mu tetap bercahaya dalam hati kami.

Amin.

Multiple Ajax Calendar

February 2018
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama