3
Mar

MENJADI PENDENGAR YANG TAAT

Keluaran 19:16-25

Lalu berkatalah Musa  kepada TUHAN:

“Tidak akan mungkin bangsa itu mendaki gunung Sinai ini,

sebab Engkau sendiri telah memperingatkan kepada kami ….”

(Kel. 19:23)

 

 

 

Ayah saya adalah orang yang tidak banyak bicara. Namun, pada saat berbicara, ia suka menyampaikan petuah atau kalimat bijak. Salah satu petuahnya begini, “Ketika mempergunakan suatu barang dan selesai mempergunakannya, langsung dikembalikan ke tempatnya supaya, ketika lampu padam dan kita membutuhkan barang tersebut, kita tidak akan kesulitan menemukannya.” Benar saja! Suatu ketika saya menggunakan lampu badai, tetapi tidak mengembalikan ke tempatnya sesudah selesai menggunakannya. Ketika listrik padam, seisi rumah menjadi kesulitan menemukannya. Itu akibat tidak menjadi pendengar yang taat.

 

 

Kedisiplinan rohani bangsa Israel terus dibentuk oleh Tuhan. Setelah bangsa itu diajarkan untuk menguduskan hidup, maka hari perjumpaan antara Tuhan dan bangsa itu di Gunung Sinai akhirnya tiba. Namun, perjumpaan secara langsung hanya terjadi antara Tuhan dan Musa, kemudian antara Tuhan dengan Musa dan Harun. Perjumpaan itu tidak terjadi kepada seluruh bangsa Israel. Dalam perjumpaan itu, Tuhan memperingatkan Musa agar bangsa Israel jangan sekali-kali mencoba menaiki Gunung Sinai karena mereka akan binasa. Musa meyakinkan Tuhan bahwa bangsa Israel adalah pendengar yang taat dan pasti mengikuti perintah Tuhan tersebut.

 

 

Youth, sering kali keinginan diri kita lebih besar daripada kepekaan mendengar suara Tuhan. Oleh karena itu, marilah kita belajar menjadi pendengar yang taat agar kedisiplinan rohani kita makin terbentuk.

 

 

  1. Apa yang dikatakan Tuhan ketika berjumpa dengan Musa?
  2. Apa yang membuat Anda sulit untuk menjadi pendengar firman yang taat?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda menjadi pendengar yang taat.

Multiple Ajax Calendar

March 2018
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama