4
Mar

MENJAGA KETERTIBAN DI TEMPAT IBADAH

Yohanes 2:13-22

Maka teringatlah murid-murid-Nya,

bahwa ada tertulis: 

“Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

(Yoh. 2:17)

 

 

 

Singapura adalah negara kecil yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Sekalipun negara kecil, Singapura termasuk negara maju. Kebersihan di negara itu sangat dijaga dengan aturan yang ketat dan disiplin kepada setiap warganya maupun turis. Pemerintah Singapura memberikan denda terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan 500 SGD atau sekitar hampir 5 juta rupiah. Hal itu tentu berbeda dengan kondisi di Indonesia. Karena tidak ada kesadaran dan kedisiplinan, maka kebersihan di tempat umum belum dapat terealisasi, bahkan hal tersebut juga sering terjadi di dalam gereja. Bungkus permen atau makanan dan kertas warta atau tata ibadah sangat sering ditemui di sisipan-sisipan kursi, bahkan di lantai ruang kebaktian.

 

 

Dalam bacaan Alkitab hari ini, keresahan Yesus bukanlah karena Ia benci akan praktik jual-beli. Yesus tidak anti-uang atau anti-perdagangan. Yesus sebenarnya ingin menegur dan mengingatkan orang-orang pada saat itu akan fungsi Bait Allah dan tujuan orang-orang datang ke sana. Yesus melihat bahwa Bait Allah yang semestinya menjadi tempat ibadah yang dijaga ketertibannya, malah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan di luar ibadah. Yesus mengkritik mereka agar Bait Allah dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

 

 

Youth, bagaimana kegelisahan, keresahan, serta tindakan kita melihat kebersihan atau ketertiban di gereja kita? Seharusnya kita menjaga kebersihan dan ketertiban bukan karena ada hukuman atau sanksi atas pelanggarannya, melainkan karena kita menyadari fungsi dari tempat ibadah tersebut.

 

 

  1. Apa yang menjadi keresahan Yesus?
  2. Tindakan apa yang dapat kita lakukan untuk menjaga ketertiban di gereja?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda terpanggil untuk menjaga ketertiban di gereja.

Multiple Ajax Calendar

March 2018
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama