10
Apr

HIDUP YANG BERKENAN

Apakah gunanya manusia berusaha

dengan jerih payah di bawah matahari?

(Pkh. 1:3)

 

 

 

Sebagian kita pernah mendengar dongeng Yunani tentang Sisifus, seorang manusia yang menghina para dewa. Mereka marah sekali dan menghukumnya dengan bekerja sangat berat tanpa hasil akhir. Sisifus diharuskan mendorong sebuah batu bulat besar sampai ke puncak gunung, tetapi setiap kali sampai di puncak dan batu dilepaskannya, batu itu balik menggelinding turun dan mulailah Sisifus dari awal lagi. Itulah sebuah siklus kerja keras yang tanpa hasil dan tanpa akhir.

 

 

Mungkin saat ini, sebagai lansia, kita sedang memikirkan apa yang telah kita capai selama berpuluh tahun, tapi merasa hampa, tidak puas. Atau, mungkin kita tergolong dengan mereka yang asal bisa hidup, yaitu hidup dengan prinsip “jalani saja,” walau hal itu telah membosankan kita. Namun setelah kita mengingat kembali tujuan hidup kita, yaitu untuk melakukan kehendak Tuhan, tentu kita yakin bahwa semua yang kita lakukan tidak sia-sia, melainkan memberi manfaat untuk semua orang. Itulah hidup yang berkenan kepada Allah. Selama kita yakin bahwa waktu juga diciptakan oleh-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk menyenangkan Nya.JNA

 

 

DOA:

Allah, Pencipta kami, Bapa dalam Tuhan Yesus,

kami bersyukur bahwa sepanjang hidup kami

Engkau telah mengarahkan langkah kami

agar selalu berkenan kepada-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

April 2018
S M T W T F S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama