16
Apr

GARAM

“Kamu adalah garam dunia.

Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?

Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.”

(Matius 5:13)

 

 

 

Sepulang sekolah Didi lapar sekali, ia langsung menyerbu meja makan dan mengambil semangkuk sup sosis yang dibuat Mama. Namun begitu ia mencicipinya, segera ia mengernyitkan dahi, “Wah, kenapa nggak enak sup sosis ini?” tanya Didi. Mama menghampiri Didi sambil tertawa, “Wah, Mama pasti lupa memasukkan garam ke dalam sup, Di.” Mama segera menambahkan garam, dan apa yang terjadi? Sup itu menjadi enak sekali!

 

 

Adik-adik, meskipun jumlahnya sedikit tapi garam diperlukan untuk memberi rasa dalam makanan. Rasa itulah yang menimbulkan selera makan kita. Ayo kita baca Matius 5:13-16. Yesus menasihati murid-murid-Nya untuk menjadi garam dunia. Apa maksudnya? Garam selain memberi rasa juga mencegah kebusukan dan membawa perubahan. Yesus ingin kehadiran setiap murid-Nya membawa perubahan yang baik pada dunia. Jumlah mereka tidak banyak tetapi di tangan Tuhan, mereka berguna.

 

 

Adik-adik, mari menjadi garam dunia, meskipun sedikit tapi memberi rasa!

 

 

Doa: Bapa di Surga, ajar aku untuk membawa pengaruh baik bagi lingkunganku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

April 2018
S M T W T F S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama