1
May

DAMAI SEJAHTERA YANG BERKEADILAN

Yesaya 32:9-20

Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera,

dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman

untuk selama-lamanya.

(Yes. 32:17)

 

 

 

Di tahun 1970-an kelompok musik Koes Plus menciptakan lagu yang menggambarkan Indonesia sebagai “kolam susu” di mana “kail dan jala cukup menghidupi [kita]” dan “tongkat kayu dan batu jadi tanaman.” Semua orang bisa hidup makmur dan sejahtera. Lagu itu enak didengar, tetapi terasa menyayat hati di tengah-tengah kemiskinan yang merajalela di sekitar kita.

 

 

Nabi Yesaya mengingatkan bahwa damai sejahtera hanya bisa terwujud di tempat yang memiliki kebenaran. Ada masalah penerjemahan di sini. Istilah “tsedaqa” (bhs. Ibrani) sebenarnya lebih tepat jika diterjemahkan dengan “keadilan” karena ada kata lain untuk “kebenaran,” yaitu emet; dari kata itu kita mendapatkan kata “amin” (sesungguh-sungguhnya, sebenar-benarnya).

 

 

Firman Tuhan ini ingin menegaskan bahwa damai sejahtera hanya bisa terwujud ketika orang memberlakukan keadilan. Tanpa keadilan tidak akan ada damai sejahtera. Tanpa keadilan, “damai sejahtera” bisa dengan mudah dijadikan kedok untuk menutupi penindasan. Orang tidak diperkenankan mengajukan protes, tidak boleh menentang, apalagi melawan, agar “damai sejahtera” dan harmoni bisa dipertahankan. Manipulasi seperti itu bisa terjadi dalam keluarga, gereja, kantor, toko, atau di mana pun juga. Shalom jelas mensyaratkan keadilan karena damai sejahtera sejati adalah damai yang berkeadilan.

 

 

REFLEKSI:

Keadilan adalah syarat utama bagi datangnya damai sejahtera sejati.

Tidak ada jalur alternatif dan tidak ada jalan memutar.

Mzm. 80; Yes. 32:9-20; Yak. 3:17-18

Multiple Ajax Calendar

May 2018
S M T W T F S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama