10
May

Wahyu yang Memandu

Amsal 29:14-18

Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.

Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

(Amsal 29:18)

 

 

 

Pernahkah kamu bertanya, “Mengapa Yesus mau datang ke dunia dan rela menempuh jalan penderitaan?” Karena kasih-Nya yang besar atas kita. Jawaban tersebut tidaklah keliru. Selain itu, hal lain yang juga perlu kita cermati adalah karena Ia memiliki visi (wahyu) agar dunia yang diciptakan-Nya itu tidak binasa, melainkan mengalami pemulihan. Wahyu itulah yang memandu Yesus untuk teguh berkarya, walaupun banyak orang yang tidak suka, sampai pada akhirnya Yesus naik ke Surga, kembali dalam kemuliaan-Nya sebagai Allah dan juga Raja.

 

 

Dalam bagian Alkitab yang kita baca, penulis Amsal menggambarkan salah satu ciri raja yang ideal, yakni menghakimi orang lemah dengan adil. Yesus adalah Raja yang berlaku demikian. Orang-orang berdosa pada zaman-Nya, kerap diperlakukan tidak adil oleh elit agama. Namun Yesus merangkul mereka, mengkritik dosa mereka, dan juga mengajar mereka. Terhadap elit agama, kritik-Nya pun mengena. Semua hal yang baik itu, hanya dapat Yesus lakukan karena ada wahyu yang memandu. Penulis Amsal mengingatkan kalau tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Kita jadi berbuat sesuka hati kita.

 

 

Teens, sebagai anak muda, kita perlu memiliki wahyu atau impian untuk meraih atau mengalami sesuatu yang baik di masa depan. Wahyu tersebut digagas bukan semata-mata mengikuti kata hati, tetapi juga mempertimbangkan apa yang Tuhan mau. Wahyu itulah yang pada kenyataannya dapat memandu kita untuk memilih apa yang baik (yakni yang sejalan dengan tercapainya wahyu), menyemangati kita untuk berkarya, serta memberi daya tahan pada saat ada kesulitan. Tuhan Yesus pada akhirnya dapat menuntaskan misi-Nya dan naik ke Surga, karena sejak awal Ia berpegang pada wahyu (visi) yang memandu. Tentu kehidupanmu juga akan lebih terarah saat dipandu oleh wahyu.

Multiple Ajax Calendar

May 2018
S M T W T F S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama