12
May

Mengapa Harus Berdusta

Amsal 6:16-19

yang dibenci TUHAN

bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya:

mata sombong, lidah dusta ….

(Amsal 6:16-17)

 

 

 

“Ibu menghargai kejujuranmu, Rin,” kata Ibu Guru Susi kepada Rina, siswinya. “Terima kasih, Bu. Sebenarnya berat bagi Rina untuk mengatakan hal ini,” kata Rina. “Ibu Guru Susi berusaha memahami kondisi psikologis muridnya tersebut. “Ibu paham, Nak… Ibu juga pernah muda seperti dirimu,” kata Ibu Susi. “Maafkan Rina ya, Bu. Rina terpaksa berdusta karena takut,” kata Rina sedikit tercekat. “Rina takut dimarahin Papa dan Mama karena telah mengecewakan mereka. Namun sekarang Rina sadar bahwa kalau Rina tetap dalam dusta, akan muncul dusta-dusta yang lainnya untuk menutupi kesalahan Rina.” Mata Ibu Guru Susi berkaca-kaca mendengarkan pengakuan muridnya itu. Ia memeluk Rina dan berkata lembut, “Rina… kamu sudah memilih untuk melakukan apa yang benar.”

 

 

Dalam bagian firman Tuhan yang kita baca hari ini, penulis Amsal menjelaskan bahwa ada sejumlah hal yang tidak disukai oleh Tuhan, yakni: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana jahat, kejahatan, saksi dusta yang menyebarkan kebohongan dan menimbulkan pertengkaran saudara. Semua hal tersebut mendatangkan keburukan bagi orang lain. Karena itulah, Ia membencinya.

 

 

Teens, kita tentunya tidak suka jika ada orang yang berdusta kepada kita. Kita merasa telah ditipu dan dikhianati. Bahkan, dalam beberapa dusta, kita seperti dipermainkan dan menjadi olok-olok sesama kita. Nah, kalau memang didustai itu sangat tidak mengenakkan, maka belajarlah untuk kita tidak berdusta. Dusta kecil biasanya akan menimbulkan dusta-dusta lainnya, karena kita berupaya menutupi dusta yang mula-mula. Jika itu yang terjadi, kita akan sulit keluar dari bekapan dusta. Nama baik kita rusak. Tidak ada orang yang akan percaya kepada kita lagi. Kamu mau? Saya sih tidak.

Multiple Ajax Calendar

May 2018
S M T W T F S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama