15
May

MENGISI HIDUP

Musa berumur seratus dua puluh tahun, ketika ia mati ….

(Ul. 34:7)

 

 

 

Umur panjang adalah dambaan setiap orang. Bahkan Chairil Anwar pernah menuliskan, “aku ingin hidup seribu tahun lagi.” Persoalannya, dalam waktu yang panjang itu apa yang akan kita lakukan? Mungkin ada yang akan menghabiskan waktunya untuk tidur. Ada pula yang membuang-buang waktu dengan nonton TV. Sebagian lagi mungkin dihabiskan untuk periksa ke dokter atau berobat di rumah sakit.

 

 

Sobat Lansia, Musa hidup seratus dua puluh tahun. Empat puluh tahun pertama ia hidup bergelimang harta dan kekuasaan sebagai pangeran di Mesir. Empat puluh tahun berikutnya ia menjadi pelarian di padang gurun. Empat puluh tahun terakhir ia memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir ke Kanaan. Manakah di antara tahap umur Musa yang sangat berarti? Empat puluh tahun terakhir! Justru di usia delapan puluh tahun Musa dipanggil dan diutus Tuhan untuk membebaskan Israel dari penindasan Mesir. Usia yang mungkin lebih tua dari Sobat Lansia. Usia lanjut bukanlah sisa hidup. Bisa saja ini menjadi awal hidup. Maka sudah sepantasnya kita menjalaninya dengan iman, pengharapan dan kasih kita kepada Allah, agar masa lansia yang kita jalani sungguh berarti dan menjadi berkat.AJ

 

 

DOA:

Tuhan, tolonglah kami untuk dapat mengisi sisa hidup kami

dengan kegiatan yang berguna dan bermakna.

Baik bagi Tuhan maupun sesama. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2018
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama