26
May

Lezat, Tak Berarti Bermanfaat

Amsal 23:1-8

Jangan ingin akan makanannya yang lezat,

itu adalah hidangan yang menipu.

(Amsal 23:3)

 

 

 

“San, kok wajahmu nampak sedih?” tanya Rina. “Iya, Rin… tanteku baru saja meninggal,” jawab Santi. ”Aku turut berdukacita ya, San… Tantemu sakit ya sebelumnya?” tanya Rina. ”Sebenarnya sih tanteku tidak sakit yang parah. Hanya saja minggu lalu, ia datang ke sebuah perjamuan makan. Nampaknya, tanteku tidak bisa menguasai dirinya, sehingga ia sembarangan makan. Tidak lama kemudian, pembuluh darah di kepalanya pecah dan akhirnya tidak tertolong lagi setelah dirawat di ICU selama sepekan,” jawab Santi. “Aku turut kehilangan ya, San,” kata Rina. “Makasi ya, Rin. Dari peristiwa itu, kita belajar untuk menguasai diri dalam hal makanan,” tutur Santi.

 

 

Dalam bagian firman Tuhan yang kita baca hari ini, penulis Amsal mengingatkan para pembacanya untuk berhati-hati saat berada di sebuah perjamuan makan. Pada masa lalu, pesta perjamuan makan bukan semata-mata sebuah perjamuan. Adakalanya pesta perjamuan itu diadakan untuk kepentingan tertentu. Salah satunya adalah untuk membuat seseorang merasa berutang dengan pihak yang mengadakan pesta. Akan tetapi, nasihat sang bijak tetap relevan untuk beragam situasi. Prinsipnya adalah kita perlu mengendalikan nafsu makan kita dalam sebuah perjamuan; jangan sampai apa yang kita makan itu pada gilirannya berdampak buruk bagi diri kita.

 

 

Teens, masa remaja memang adalah masa pertumbuhan. Kadang, kita didorong untuk banyak makan, supaya bertumbuh dengan optimal. Akan tetapi, nafsu makan itu perlu dikendalikan. Apa yang nampaknya lezat, belum tentu memberi manfaat. Misalnya: makanan dengan aneka daging, nampak sedap rasanya. Namun, jika makanan itu dimakan berlebihan, bisa memunculkan aneka penyakit dalam diri kita, misalnya: jantung koroner. Oleh karena itu, kuasailah dirimu saat berhadapan dengan makanan.

Multiple Ajax Calendar

May 2018
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama