9
Jun

PADA TUHAN ADA PENGAMPUNAN

 

Mazmur 130

Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

(Mzm. 130:4)

 

 

 

Umumnya orang merasa jengkel bila kesalahan-kesalahannya yang lalu terus diungkit. Contohnya, ketika suami istri sedang konflik, si istri mengungkit-ungkit kesalahan suaminya. Padahal, kesalahan itu dulu sudah dianggap “selesai,” si suami sudah mengakui kesalahannya dan si istri sudah memaafkannya. Namun, kalau mereka sedang ribut, kesalahan dulu itu diungkit kembali sehingga si suami merasa jengkel.

 

 

Mazmur 130 mengungkapkan bahwa Pemazmur pernah jatuh ke dalam dosa. Sekalipun tidak dijelaskan secara konkret apa dosa yang diperbuat Pemazmur, cukup jelas bahwa Pemazmur merasa tidak damai karena dosanya itu. Pemazmur datang kepada Tuhan dan memohon pengampunan-Nya. Pemazmur mengakui tidak akan tahan bila Tuhan terus mengingat-ingat dosanya. Syukurlah, Tuhan tidak terus-menerus mengingat kesalahan orang. Tuhan Maha Pengampun dan bila Tuhan mengampuni, Ia melupakan kesalahan dan dosa manusia sehingga manusia merasa lega dan makin takut kepada-Nya. Takut dalam pengertian positif, yaitu manusia makin tunduk dan hormat kepada Tuhan.

 

 

Tuhan Maha Pengampun. Ia mengampuni setiap orang yang menyesal dan datang kepada-Nya. Hal ini membuat kita yang berdosa dan memohon pengampunan bisa merasa lega sekaligus membuat kita belajar untuk mengampuni kesalahan orang lain, siapa pun mereka.

 

 

DOA:

Tuhan, ajarkan kami untuk mengampuni kesalahan orang lain. Amin.

Mzm. 130; Kej. 2:4b-14; Luk. 8:4-15

Multiple Ajax Calendar

June 2018
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama