26
Jun

Jagalah Hati, Jangan Dinodai

Amsal 23:17-19

Karena masa depan sungguh ada,

dan harapanmu tidak akan hilang.

(Amsal 23:18)

 

 

 

“Eh, ada kunci jawaban tuh, katanya akurat pasti lulus.” Teens, tak jarang godaan semacam itu kerap menghampiri kalian, terlebih di saat-saat ujian kelulusan. Tak sedikit juga yang tergoda dan mencoba ikut-ikutan, atau setidaknya ragu dan menjadi cemas dengan usaha dan kejujuran yang coba dipertahankan. “Bagaimana jika aku gagal, dan mereka yang curang justru menuai keberhasilan?” Firman Tuhan mengatakan, “Janganlah hatimu iri terhadap dosa, tetapi takutlah akan Tuhan senantiasa.”

 

 

Menjaga hati menjadi sebuah proses pembelajaran diri sekaligus pengujian pribadi dalam perjalanan hidup ini. Amsal 23 ini tidak hanya sekadar berpesan soal menjaga diri kita dari rasa iri apalagi karena gengsi dan demi meraih nilai yang tinggi. “Sebab hati adalah inti dari setiap diri,” dan Tuhan menginginkan anak-Nya menjadi bijak dengan terus mengarahkan hati ke jalan yang benar (ay. 19). Teens, Tuhan menjamin bahwa masa depan dan pengharapan tidak akan hilang oleh karena menjaga hati dari setiap kecurangan dan rasa iri. Proses pendidikan selama beberapa tahun di sekolah akan semakin murni ketika kita menghadapi segala situasi dengan kejernihan hati. Dengan demikian maka kita akan mendapat masa depan penuh pengharapan di dalam janji ilahi.

 

 

Albert Einsten pernah berujar, “Hidup ini bagaikan sebuah sepeda.” Kita harus terus mengayuh untuk menjaga keseimbangan sehingga ia terus berjalan dan melaju. Kemurnian hati dan hikmat pengetahuan ibarat kedua roda yang akan membawa kita kepada masa depan yang baik dalam pimpinan Tuhan. Teens, percayakan masa depan kita di dalam hikmat pengertian dan takut akan Tuhan. Mintalah Tuhan senantiasa menjaga hati kita dari segala kecurangan, dan berusahalah memperjuangkan hal itu dengan iman dan kasih kepada Dia.

Multiple Ajax Calendar

June 2018
S M T W T F S
« May   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama