27
Jun

Masih Ada Hari Esok

Amsal 24:30-34

“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi,

melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring ….”

(Amsal 24:33)

 

 

“Nanti deh, besok-besok aja aku kerjain tugasnya.” “Setengah jam lagi deh, pasti aku kerjain.” Teens, kalimat itu sering banget kita ucapkan jika berhadapan dengan tugas yang harus dikerjakan ya. Banyak orang yang “hobi” menunda-nunda untuk melakukan sesuatu. Entah karena malas atau terlalu banyak hal yang harus dikerjakan. Sesungguhnya kita semua tahu kebiasaan menunda-nunda berakibat tidak baik, yaitu tugas yang harus kita kerjakan tidak terselesaikan dengan baik dan justru berdampak negatif kepada diri kita sendiri.

 

 

Teens, Amsal hari ini menceritakan tentang bagaimana kehidupan orang yang malas. Orang yang disebut malas ialah orang yang tidak memelihara kehidupannya dengan baik. Ia gemar menunda-nunda, sehingga hidupnya miskin dan tidak memiliki apa-apa. Kegemaran menunda-nunda tidak mendatangkan keuntungan bagi hidupnya, tapi justru mendatangkan kerugian. Jangan sampai kita menjadikan diri kita sebagai orang-orang malas ya, Teens, sebab kemalasan justru ‘melumpuhkan’ masa depan kita. Sifat malas selalu dekat dengan kegagalan dan akhirnya menjadi penyesalan dalam hidup.

 

 

Apa yang dialami oleh orang yang malas itu juga dapat kita alami jika kita terbiasa menunda-nunda. Kita harus membiasakan diri untuk fokus terhadap tugas atau apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita, dan belajar untuk mengelola waktu dengan baik. Tugas kita tidak akan pernah selesai jika kita membiarkan waktu berlalu dan tidak melakukan apa-apa. Dunia ini terus berputar, masakan kita hanya berdiam diri saja?! Kebiasaan menunda-nunda hanya akan membuat kita semakin malas, dan kemalasan itu menjadi karakter dalam diri kita. Hanya penyesalan yang tersisa apabila kelak kita menjadi pribadi yang tidak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Don’t waste your time!

Multiple Ajax Calendar

June 2018
S M T W T F S
« May   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama