2
Jul

TIADA SAAT TANPA DOA

Mazmur 88

Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu,

sendengkanlah telinga-Mu

kepada teriakku ….

(Mzm. 88:3)

 

 

 

Near Death Experience atau yang disebut juga pengalaman menjelang ajal adalah pengalaman mengerikan yang pernah dialami anggota jemaat saya. Dalam fase ini, seseorang bisa merasa ditinggalkan Allah, ditinggalkan seorang diri tanpa kawan, bahkan tak lagi punya daya dan harap. Di sisi lain, pengalaman menjelang ajal ini mengingatkan betapa doa menjadi bagian yang tak boleh terlewatkan sebab doa selalu memberikan kekuatan bagi jiwa.

 

 

Mazmur 88 ini disusun untuk dipakai pada waktu mengalami sakit keras atau ketika berada di lembah sengsara. Pemazmur melantunkan doanya siang malam. Ia merasa sangat menderita, hampir mati, dan tak punya kekuatan lagi. Ia membayangkan dirinya seperti berada dalam dunia orang mati yang putus relasi dengan sang Khalik. Dalam jurang maut, pemazmur tak putus asa. Ia terus mengangkat doanya kepada Allah untuk memohon pertolongan dan belas kasihan. Doa pemazmur juga hendak memberikan sebuah penegasan bahwa pertolongan kita adalah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

 

 

Youth, setiap orang pernah memiliki pengalaman yang genting, bahkan nyaris tanpa harapan. Ketika berada dalam himpitan pergumulan hidup, langkah apa yang kita ambil? Jangan putus asa! Mari belajar dari pemazmur, pengalaman kesengsaraan hidup selalu bermuara pada lantunan doa yang begitu indah di mana di dalamnya ada unsur keyakinan akan penyertaan Allah. Doa setiap waktu memberikan kekuatan kepada kita yang lemah. Bukankah setiap pengalaman pahit yang disertai dengan doa selalu berujung pada pengenalan yang semakin sempurna akan kehendak-Nya? Teruslah berdoa!

 

 

  1. Mengapa pemazmur berseru kepada Allah siang dan malam?
  2. Mengapa doa menjadi bagian penting dalam hidup?

 

 

Pokok Doa: Tuhan, aku berseru kepadamu sepanjang hari, dengarlah doaku.

Multiple Ajax Calendar

July 2018
S M T W T F S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama