6
Jul

BERANI MENGAKU SALAH

Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah,

yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk ,

bersembunyilah manusia dan isterinya itu ….

(Kejadian 3:8)

 

 

 

Didi, Herman, dan Anto sedang bermain sepak bola di dalam kompleks ketika Eko lewat. Kebetulan bola mengarah ke arah Eko. Spontan Eko menendang bola itu kembali pada Didi. Pyaarr!! Rupanya bola yang ditendang Eko mengenai jendela rumah Pak Bram hingga pecah. Eko, Herman, Didi, dan Anto yang ketakutan langsung bersembunyi.

 

 

Adik-adik, menurut kalian, tepatkah sikap mereka yang bersembunyi setelah memecahkan kaca rumah Pak Bram? Bukankah mereka seharusnya datang ke rumah Pak Bram untuk mengaku salah dan minta maaf? Yuk kita baca Kitab Kejadian 3:8. Setelah Adam dan Hawa menyadari bahwa mereka salah, mereka tidak menemui Tuhan untuk minta maaf. Adam dan Hawa malah bersembunyi saat mendengar suara langkah Tuhan.

 

 

Adik-adik, kita pasti pernah melakukan kesalahan. Apa yang kita lakukan jika kita melakukan kesalahan pada orang lain? Mari kita mengakuinya dan meminta maaf atas kesalahan yang telah kita lakukan dengan sengaja maupun tidak sengaja.

 

 

Doa: Bapa di Surga, berikanlah aku keberanian untuk mengakui kesalahan dan minta maaf pada orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

July 2018
S M T W T F S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama