11
Jul

HUKUMAN BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA

Yeremia 16:14-21

Ya TUHAN,

kekuatanku dan bentengku,

tempat pelarianku pada hari kesesakan!

(Yer. 16:19)

 

 

 

Bagi sebagian orang, hukuman penjara merupakan situasi yang melumpuhkan kehidupan. Berada di penjara dianggap telah menghilangkan semua kesempatan untuk merajut hidup yang baik dan bermakna. Benarkah demikian? Tidak selalu. Ternyata, orang yang menjalani hukuman penjara juga dibina, diarahkan dan dididik dengan baik, supaya hidupnya kembali pulih dan menjadi semakin baik.

 

 

Bacaan hari ini menyebutkan tentang Tuhan yang menghukum Israel, karena mereka telah bersalah dengan menyembah ilah lain. Kesalahan ini terus dilakukan sampai generasi Yeremia. Akibatnya, Tuhan menghukum mereka dengan pembuangan. Namun, Tuhan itu baik. Hukuman menjadi salah satu cara Tuhan mendidik Israel agar bertobat. Hukuman bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan hidup yang baru. Ia akan memulihkan Israel dari hukuman yang menimpanya. Dengan begitu, Ia menegaskan bahwa tidak ada pribadi lain yang pantas disembah selain Allah. Pemulihan Tuhan atas Israel hendak membuktikan bahwa Ia bukan saja Allah yang penuh kekuasaan dan keperkasaan, tetapi juga penuh kasih sampai selama-lamanya.

 

 

Youth, jika kita berada dalam situasi seolah Tuhan sedang menghukum kita, tetaplah mengarahkan hati kepada Dia. Hukuman dari sudut pandang Allah adalah satu cara untuk mendidik dan mengasihi umat-Nya. Teruslah berpikir positif, mengevaluasi diri dengan jujur dan memperbaiki kelakuan. Allah menghukum, namun juga memulihkan dengan kasih-Nya. Ia mengganjar untuk menyatakan kesalahan, namun tetap berkenan mendampingi kehidupan setiap umat yang mengasihi-Nya.

 

 

  1. Hukuman apa yang ditimpakan Allah kepada Israel?
  2. Apa yang kita lakukan sebagai respons pemulihan yang Allah telah berikan?

 

 

Pokok Doa: Menyadari dosa dan memohon pemulihan Allah.

Multiple Ajax Calendar

July 2018
S M T W T F S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama