6
Aug

Babel

Kejadian 11:1-9

… di situlah dikacaubalaukan TUHAN

bahasa seluruh bumi dan dari situlah

mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

(Kejadian 11:9)

 

 

 

Teens, sistem pemerintahan otoriter tidak pernah bertahan lama. Mengapa? Karena di dalam pemerintahan otoriter, perbedaan pandangan dilarang. Padahal, kita ketahui bersama, masalah-masalah kebangsaan akan lebih cepat terselesaikan jika ada banyak gagasan dan pandangan ketimbang hanya satu pandangan saja.

 

 

Kisah pembangunan Menara Babel memberikan pesan kepada kita bahwa kesamaan yang dimiliki manusia dapat saja berujung pada keburukan. Allah melihat bahwa orang-orang yang membangun Menara Babel itu merasa diri lebih hebat dari Allah. Selain itu, mereka menganggap bahwa dengan pencapaian yang mereka lakukan, mereka tidak lagi membutuhkan bimbingan dari Allah. Ini tentu keadaan yang berbahaya, karena tanpa Allah, manusia hanya akan menghancurkan dirinya sendiri dan sesama ciptaan Allah yang lain. Allah tidak menghendaki keseragaman yang berujung pada keangkuhan hidup. Oleh karena itu, Allah mengacaukan bahasa mereka. Tujuan-Nya tentu baik, supaya manusia belajar dalam keragaman, jangan angkuh, dan mau dibimbing oleh Allah dalam melakukan karya-karya hidup mereka.

 

 

Teens, bersyukurlah atas keragaman budaya dan bahasa daerah yang kita miliki di Indonesia, kerena keunikan masing-masing budaya dapat memperkaya satu sama lain. Allah tidak menghendaki kita seragam, karena dengan menghadirkan keragaman, kita belajar untuk menghargai dan menerima kekayaan dari masing-masing budaya. Tentu semuanya dilakukan dalam satu kerangka: Bhinneka Tunggal Ika! Masing-masing memiliki keunikan yang berguna bagi yang berbeda. Di negeri yang bhinneka ini mari kembangkan sikap kesatuan, sehingga kita bersatu untuk membangun negeri ini menjadi bangsa yang besar. Bangsa yang memuliakan Allah di dalam karya-Nya yang telah menyatukan kita dalam keragaman yang mengokohkan kehidupan.

Multiple Ajax Calendar

August 2018
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama