9
Aug

MELAYANI DENGAN SUKACITA

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!

Sekali lagi kukatakan: bersukacitalah!

(Flp. 4:4)

 

 

 

Pendeta Anton sehari-hari disibukkan dengan berbagai pelayanan dari pagi sampai sore hari. Menjelang malam ia pun pulang dan segera istirahat. Pada suatu malam ada seorang anak kecil datang ke rumahnya dengan tergesa-gesa dan meminta sang Pendeta untuk ke rumahnya. Ternyata, sang Pendeta diminta untuk mendoakan seekor kucing yang sakit. Dengan nada kesal ia berdoa, “Hai kucing, kalau kamu mau sembuh, sembuhlah. Kalau mau mati, matilah. Amin.” Keesokan harinya, anak kecil ini pergi ke rumah sang Pendeta. Ia membawa sekotak kue sebagai tanda syukur atas kesembuhan kucingnya. Namun, ia melihat sang Pendeta sedang sakit. Ia pun menawarkan diri untuk mendoakan pak Pendeta. Dengan polosnya, ia berdoa, “Hai pak Pendeta kalau mau sembuh, sembuhlah. Kalau mau mati, matilah. Amin.”

 

 

Sobat Lansia, apakah sukacita juga mewarnai segala aktivitas kita? Jika dengan sukacita kita melakukan tugas-tugas kita yang sangat terbatas, maka dampaknya sangat luar biasa. Marilah kita meminta sukacita itu pada Tuhan. Niscaya pelayanan yang mungkin kita lakukan baik di rumah, gereja, di mana pun akan menjadi berkat. Dengan sukacita, kita juga menikmati pelayanan itu sebagai hal yang indah.DCN

 

 

DOA:

Tuhan, berikanlah kami hati yang dilimpahi dengan sukacita

sehingga kami dapat mengerjakan tugas-tugas kami dengan sukacita.

Amin.

Multiple Ajax Calendar

August 2018
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama