11
Aug

KESETIAAN

Marilah kita teguh berpegang

pada pengakuan tentang pengharapan kita,

sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

(Ibr. 10:23)

 

 

 

Dari sekian banyak hewan, ternyata buaya adalah hewan yang setia terhadap pasangannya. Konon seekor buaya jantan akan kawin dengan betina yang sama seumur hidupnya. Oleh karena itu, hewan buaya dijadikan simbol kesetiaan bagi masyarakat Betawi. Dalam sebuah acara pernikahan, mempelai pria akan membawa roti buaya untuk mempelai wanita, dengan harapan kedua mempelai dapat mencontoh buaya yang setia terhadap pasangannya.

 

 

Sobat Lansia, kesetiaan memang sangat diperlukan di dalam menjalani bahtera rumah tangga. Demikian juga di dalam relasi kita dengan Tuhan. Di dalam kitab Kidung Agung, relasi antara Tuhan dengan umat-Nya bagaikan relasi antara suami istri. Di dalam kitab Injil, kedatangan Kristus bagaikan mempelai pria yang akan menjemput mempelai wanita. Kesetiaan Tuhan itu mutlak. Kesetiaan-Nya tidak tergantung pada ulah umat-Nya. Meskipun umat-Nya berulang kali menyakiti-Nya, Ia tetap menunjukkan kesetiaan-Nya. Menjadi perenungan bagi kita, apakah kita menjadi pasangan yang setia bagi Allah? Mari kita tunjukkan kesetiaan kita kepada-Nya. Apa pun yang terjadi, kita tetap berpegang teguh pada Kristus, pengharapan kita.DCN

 

 

DOA:

Tuhan, terima kasih untuk kasih setia-Mu di dalam kehidupan kami.

Ajarilah kami untuk menjadi umat-Mu yang setia. Amin.

Multiple Ajax Calendar

August 2018
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama