11
Sep

PENIKMAT ATAU PENYALUR?

Lalu Yesus berkata:

“Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir?

Di manakah yang sembilan orang itu?”

(Luk. 17:17)

 

 

 

Sobat, ketika pertama kali kita mendengar cerita tentang sepuluh orang kusta ditahirkan, dalam hati mungkin kita juga bertanya, “Di manakah yang sembilan orang itu?” Apakah Tuhan merasa tersinggung atau kecewa, sama seperti kita, jika kita melakukan suatu kebaikan lalu si penerima menganggap sepi perbuatan kita? Padahal, di zaman itu lepra adalah penyakit menular yang tidak tersembuhkan dan menjijikkan sehingga si penderita dikucilkan. Ternyata pertanyaan Tuhan Yesus mempunyai maksud yang lebih dalam daripada kesembuhan jasmani saja.

 

 

Sobat, menurut pengalaman kita, bahkan sampai tahap usaha tindakan terakhir, orang umumnya akan berusaha semampunya untuk beroleh kesembuhan atau bahkan keajaiban. Kita jarang bertanya: mengapa atau untuk apa? Sobat, disembuhkan dari sakit, bahkan lepra sekalipun, hanya menyelamatkan nyawa dalam tubuh. Padahal ada tindakan yang lebih penting, dan yang terpenting adalah menyatakan syukur kepada Tuhan, kembali kepada Tuhan dan menjalin hubungan baru dengan Dia. Tidak mampu hidup bersyukur kepada Tuhan akan membuat kita penikmat karunia-Nya dan tidak menjadikan kita penyalur kasih-Nya. Nah, apa tujuan hidup kita: jadi penikmat saja atau penyalur karunia-Nya?JNA

 

 

DOA:

Ampunilah kami, Tuhan, karena kami telah menjalani hidup kami

sebagai penikmat dan bukan sebagai penyalur kasih-Mu.

Tolong kami untuk selalu bersyukur

melihat tangan kasih-Mu di balik setiap karunia. Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama