12
Sep

ANGKATLAH HATI, BUKAN TELEPON GENGGAM

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku,

di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

(Mat. 18:20)

 

 

Dalam kesempatan misa di alun-alun Santo Petrus, Rabu 8 November 2017, Paus Fransiskus mengajak beberapa uskup, pastor dan umat untuk khusyuk berdoa dan bukan mengambil kesempatan berfoto. “Pada saat pemimpin ibadah mengatakan ‘angkat hati kita’ bukan berarti ‘angkat telepon genggam kita’ dan mulai mengambil foto,” kata Paus. ”Sangat menyedihkan saat saya merayakan misa dan melihat banyak telepon genggam yang diangkat, tidak hanya oleh umat, tapi juga para pastor dan uskup. Tolonglah!” tambah Paus.

 

 

Tuhan hadir di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Nya. Artinya dalam ibadah seharusnya terjadi perjumpaan umat dengan Tuhan. Oleh karena itu, selama beribadah, sebagai umat-Nya marilah kita bersikap menghormati kehadiran Tuhan dengan memfokuskan diri hanya kepada Tuhan. Jangan sampai terjadi kita datang beribadah di gereja namun perjumpaan dengan Tuhan tidak terjadi karena banyaknya gangguan di dalam ibadah, misalnya akibat deringan telepon genggam yang kita bawa. Mari matikan telepon genggam atau senyapkan selama kita beribadah.KUN

 

 

DOA:

Ampuni kami Tuhan

jika selama ini kami membiarkan telepon genggam

mengganggu perjumpaan kami dengan Tuhan. Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama