16
Sep

PETRUS DAN IBLIS

Markus 8:27-38

“Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,

melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

(Mrk. 8:33)

 

 

 

Apa yang manusia pikirkan sehari-hari? Umumnya mencari kenyamanan, kemapanan, ketenangan hidup, jaminan masa depan. Intinya pusat pikirannya adalah dirinya sendiri. Bila manusia hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri, maka hampir bisa dipastikan tidak ada tempat untuk memikirkan apa yang Allah pikirkan.

 

 

Menjelang akhir karya pelayanan-Nya di bumi, Yesus be­berapa kali berbicara mengenai penderitaan, kematian, serta kebangkitan-Nya. Bagi para murid, perkataan Yesus ini tidak dapat dipahami. Bukankah Yesus ini adalah Mesias? Mengapa Mesias harus menderita dan mati? Bukankah Mesias seharus­nya menjadi raja, berkuasa, jaya dan menang? Karena itulah Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia. Sebuah tindakan yang amat berani dan sedikit kurang ajar, sebab ti­dak patut seorang murid memotong pembicaraan gurunya yang sedang mengajar, apalagi menarik dan menegurnya di hadapan orang banyak. Menyikapi hal ini, Yesus memarahi Pe­trus di depan murid-murid yang lain katanya, “Enyahlah Iblis …” (Mrk. 8:33). Mengapa Petrus dikatakan Iblis oleh Yesus? Tiada lain karena jalan pikiran Petrus saat itu sedang dipakai Iblis untuk membelokkan rencana keselamatan Allah melalui penderitaan dan kematian Yesus.

 

 

Jangan-jangan pikiran kita pun dipakai Iblis ketika kita cenderung mengutamakan kepentingan diri dan tidak mau tunduk pada pikiran Allah.

 

 

REFLEKSI:

Memikirkan kepentingan diri sendiri tidaklah keliru tetapi berhati-hatilah,

sebab Iblis bisa memakainya bagi maksudnya yang licik.

Yes. 50:4-9a; Mzm. 116:1-9; Yak. 3:1-12; Mrk. 8:27-38

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama