17
Sep

HAUS HARUS MINUM

“Barangsiapa haus,

baiklah ia datang kepada–Ku dan minum!”

(Yoh. 7:37)

 

 

Konon cara orang menanam pohon kurma itu unik. Letak keunikannya adalah ketika biji kurma ditanam, di atas biji yang baru ditanam harus diletakan batu. Karena ada penghalang maka biji kurma itu akan bertumbuh ke bawah tanah dahulu untuk mencari sumber mata air, sehingga akar pohon kurma akan bertumbuh maksimal. Setelah akar bertumbuh menjadi kuat, barulah ia bertumbuh ke atas. Pohon kurma memang dikenal pohon yang tahan terhadap terpaan panas terik, bahkan badai yang dahsyat sekalipun. Ia tidak akan mudah tergoyahkan karena akarnya tumbuh jauh ke dalam tanah, mendekati mata air yang menjadi sumber kekuatannya.

 

 

Sobat Lansia, tidak mustahil ada banyak pergumulan dan persoalan menerpa kehidupan kita. Terkadang situasi yang demikian membuat kita menjadi marah, kecewa, putus asa, bahkan mungkin ada juga yang sempat berpikir, “kapan ya saya mati?” Jika sedang merasakan hal yang demikian, artinya kita tidak tegak berdiri di dalam iman kepada Tuhan. Sobat Lansia, jadilah lansia yang kuat iman, tetap setia dan berharap pada Tuhan, apa pun yang sedang kita hadapi. Carilah selalu Tuhan Yesus, sumber air hidup, supaya kita tidak “haus” lagi, dan tidak roboh.IT

 

 

DOA:

Tuhan Yesus, ketika kami ada dalam keputusasaan dan berbeban berat,

ingatkanlah kami bahwa hanya Engkau yang mampu menolong kami,

karena Engkaulah sumber air kehidupan kami. Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama