19
Sep

TAHU DIRI

Yesaya 10:12-20

Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput

di antara kaum keturunan Yakub ….

(Yesaya 10:20)

 

 

 

Hal yang paling sulit dilakukan oleh manu­sia adalah menahan hawa nafsu. Ada begitu banyak hawa nafsu di dalam hati manusia, salah satunya adalah nafsu menguasai.

 

 

Bangsa Asyur adalah bangsa yang dipakai Allah sebagai alat untuk menjatuhkan hukuman terhadap bangsa Israel. Akan teta­pi, hawa nafsu ingin menguasai, kecongkakan dan kesombongan membuat Asyur pada akhirnya menerima hukuman Allah (ay. 12). Asyur diberikan kesempatan oleh Allah untuk menguasai bangsa Israel, tetapi ia malah memiliki keinginan yang lain. Asyur ingin memusnahkan dan melenyapkan bangsa Israel dari muka bumi, tanpa sisa. Ia tidak sadar bahwa walaupun Allah menghukum umat- Nya yang hidup dalam ketidaktaatan, namun Allah tetap mengasihi umat-Nya. Allah membatasi apa yang dapat dilakukan oleh bangsa-bangsa lain terhadap umat-Nya. Sekalipun Allah menjatuhkan hukuman, namun Ia meninggalkan suatu sisa umat yang pada waktunya akan dipulihkan keadaannya (ay. 20).

 

 

Youth, bacaan Alkitab hari ini mengingatkan kita agar bersikap tahu diri dan menyadari keberadaan kita. Bila suatu ketika Allah memercayai kita untuk menjadi alat bagi-Nya, maka kita tidak bo­leh menjadi sombong dan berbuat sekehendak hati kita. Kita harus tahu diri dan menyadari bahwa kesuksesan yang kita raih merupakan anugerah Allah semata. Bila kita menjadi sombong dan congkak kemudian hidup dalam dosa, kita akan menerima hukuman Allah. Marilah kita belajar untuk tahu diri di hadapan Allah, menyadari siapa kita sepenuhnya dan hidup seturut kehendak-Nya.

 

 

  1. Mengapa Allah menghukum bangsa Asyur?
  2. Sudahkah kita bersikap tahu diri; menyadari keberadaaan kita?

 

 

Pokok Doa: Bersikap tahu diri.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama