20
Sep

HIKMAT MANUSIA VS HIKMAT ALLAH

1 Korintus 2:1-5

Supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia,

tetapi pada kekuatan Allah.

(1Kor. 2:5)

 

 

 

“Wah, khotbah pendeta tadi sungguh mengesankan. Pemilihan kata-kata dan kalimatnya sungguh bagus. Banyak orang merasa diberkati oleh kotbahnya,” demikian kata salah seorang yang baru menghadiri kebaktian minggu di salah satu gereja. Sering orang terkesan pada pengkhotbah yang dilihat dan didengarnya menyenangkan, tetapi belum tentu isi khotbah orang itu dapat dipertanggungjawabkan secara benar. Bisa saja sang pengkhotbah jatuh ke dalam pengultusan pribadi dengan kesaksian yang sebagian besar menyangkut keberhasilan dirinya sendiri.

 

 

Di dalam suratnya yang pertama kepada Jemaat Korintus, Rasul Paulus menuliskan bahwa dirinya mendatangi Jemaat Korintus tidak dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada me-reka (1Kor. 2:1). Sebaliknya Rasul Paulus merasa lemah, takut, dan gentar berhadapan dengan Jemaat Korintus yang terkenal karena di dalamnya banyak terdapat orang cerdik cendekia, orang berhikmat, dan yang dapat berkhotbah seribu kali jauh lebih baik dari Rasul Paulus. Berhadapan dengan mereka, Rasul Paulus nampak sebagai orang biasa yang sepenuhnya bergan­tung pada keyakinannya akan kuasa Roh Kudus (1Kor. 2:4).

 

 

Hikmat manusia kerap tertuju pada pemujaan diri sendiri. Hikmat Allah nampak dari kerendahan hati, bahwa segala kesanggupan kita melayani hanyalah karena anugerah dan kekuatan dari Allah semata.

 

 

REFLEKSI:

Hikmat manusia mencari kemuliaan bagi diri sendiri,

sementara hikmat Allah mencari kemuliaan bagi Allah.

Mzm. 54; Hak. 6:1-10; 1Kor. 2:1-5

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama