22
Sep

NASIB

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan … mengenai kamu

… yaitu rancangan damai sejahtera

dan bukan rancangan kecelakaan ….”

(Yer. 29:11)

 

 

 

Ibu Darti mengeluh, “Coba bayangkan, dulu saya tidak mampu membawa suami saya berobat waktu ada benjolan di perutnya. Setelah kami punya kartu BPJS dan pergi berobat, dokter mengatakan, sudah sangat terlambat. Bapak mengidap kanker stadium 4. Kata dokter tinggal tunggu waktu. Ah, mengapa Tuhan membiarkan nasib seburuk ini terjadi pada kami?” Ia meratap antara sedih dan marah. Ibu Dira sahabatnya berkata, “Bu, jangan menyalahkan Tuhan. Tuhan tidak pernah memberi nasib buruk. Kitalah yang sering tidak mengerti maksud dan rencana Tuhan.” Jawab Ibu Darti, “Apa namanya kalau bukan nasib buruk?”

 

 

Tidak semua masalah dapat kita selesaikan dengan baik. Tidak semua penyakit dapat disembuhkan. Tidak semua doa terjawab seperti yang kita harap. Benarkah itu karena nasib kita buruk? Apakah di saat kita mengalami hal-hal yang menyenangkan, sembuh dari sakit, anak kita sukses dalam bisnis, keluarga kita berkecukupan, semua anggota keluarga menyayangi kita, lalu kita berkata, nasib saya baik? Ingatlah Sobat Lansia, dalam keadaan apa pun Tuhan selalu mengasihi kita, karena Tuhan selalu punya rancangan damai sejahtera buat setiap kita dan bukan rancangan kecelakaan.PS

 

 

DOA:

Tuhan, beri kami kepekaan untuk memahami tuntunan tangan Tuhan.

Tolong kami untuk terus memegang tangan-Mu

yang menuntun kami ke langkah yang terbaik dalam hidup kami.

Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama