27
Sep

JANGAN MENGHAKIMI

“Jangan kamu menghakimi,

supaya kamu tidak dihakimi.”

(Mat. 7:1)

 

 

 

Pak Zein mendatangi dokter THT. Ia menyampaikan bahwa istrinya mengalami gangguan pendengaran. Sang istri selalu tidak menyahut jika diajak bicara. Akhirnya sang dokter menyarankan kepada si suami untuk mencoba memanggilnya dari jarak sepuluh meter. Jika masih tidak mendengar bicaralah dari jarak lima meter. Jika tidak mendengar, cobalah dari jarak satu meter. Akhirnya ia pun mencobanya. Dari jarak sepuluh meter ia bertanya, “Ma, lagi apa?” Sang istri tidak menyahut. Kemudian sang suami berjalan lima meter dan kembali bertanya namun sang istri tidak menyahut. Kemudian ia berjalan lagi empat meter dan bertanya dengan suara keras. Sang istri pun membalikkan badan dan berteriak, “Sudah tiga kali aku menjawab tapi kamu terus bertanya.”

 

 

Ternyata yang pendengarannya bermasalah adalah Pak Zein, bukan istrinya. Terkadang, kita berlaku seperti Pak Zein, lebih cepat menghakimi dan enggan mengoreksi diri sendiri. Tuhan Yesus mengingatkan murid-murid-Nya untuk tidak menghakimi sesama. Janganlah tergesa-gesa menyalahkan orang lain. Marilah Sobat Lansia, kita juga belajar untuk mengoreksi diri kita masing-masing dan tidak tergesa-gesa menyalahkan orang lain.DCN

 

 

DOA:

Ya Bapa, berikanlah kemampuan kepada kami

untuk mengoreksi diri sendiri demi perubahan

dan kehidupan yang lebih baik di hadapan Tuhan. Amin.

Multiple Ajax Calendar

September 2018
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama