10
Oct

KEMARAHAN YANG MERUGIKAN

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa:

janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu ….

(Ef. 4:26)

 

 

 

Ibu Ami membawa sebuah kantong plastik berisi tomat segar. Ia bertanya kepada murid-murid, “Apa yang terjadi jika se­lama dua minggu, Ibu membawa tomat dalam kantong plastik ini ke mana pun Ibu pergi?” Murid-murid menjawab bersamaan dengan suara keras, “Busuk! Bau! Rusak!” Selanjutnya Ibu Ami menjelaskan, “Demikian juga jika kita tidak dapat memaafkan orang lain dan membawa kemarahan itu ke mana pun kita pergi. Hati kita tidak nyaman, wajah kita lesu dan tidak punya semangat. Rusak!”

 

 

Tanpa sadar kita juga suka menyimpan hal-hal yang tak ber­guna dalam hidup kita, bukan? Kemarahan yang tidak terkendali dapat merugikan diri kita sendiri, merusak hubungan kita dengan sesama bahkan dengan orang-orang terdekat. Padahal di usia yang makin bertambah lanjut ini, kita sungguh butuh sesa­ma. Rasul Paulus memberi nasihat, jangan simpan kemarahan­mu sampai matahari terbenam. Kemarahan yang berlarut-larut sering kali membuat kita sulit tidur, kehilangan nafsu makan dan membuat kita jadi pemarah dan mudah jatuh sakit. Mari kita ingat Doa Bapa Kami, “Ampuni kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.”DSM

 

 

DOA:

Bapa Yang Maha Kasih,

tolong kami untuk selalu belajar mengampuni kesalahan orang lain

dan menjalin hubungan dengan sesama kami dengan ketulusan hati. Amin.

Multiple Ajax Calendar

October 2018
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama