2
Nov

Sukacita dalam Kemiskinan

Habakuk 3:17-18

Sekalipun pohon ara tidak berbunga …

namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN ….

(Habakuk 3:17-18)

 

 

 

Bersukacita dan bersorak-sorak dalam keadaan senang, harta yang melimpah, hidup yang nyaman memang sangat mudah. Namun, apakah dalam keadaan susah dan miskin kita dapat bersukacita dan bersorak-sorak? Teens, yang dikatakan dalam nyanyian jemaat, “Sayur Kubis Jatuh Harga” di KJ 333 menunjukkan sukacita justru di saat kesulitan hidup kian menekan. Nyanyian itu didasarkan pada teks Habakuk 3:17-18, yang disesuaikan dengan konteks pertanian di Indonesia. Nyanyian itu menunjukkan bahwa dalam kesusahan dan kemiskinan, kita dapat bersukacita dan bersorak-sorak, asalkan kita percaya dan berpengharapan bahwa keselamatan itu datang dari Allah.

 

 

Nabi Habakuk menuliskan, “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon ang­gur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi di kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” Sang nabi dapat bersyukur, bersukacita dan bersorak-sorak sekalipun dalam kesesakan, kerugian dan kemiskinan, karena ia ber-iman dan berpengharapan pada Allah.

 

 

Teens, mendapatkan kebahagiaan dan sukacita dari kelimpahan dan kekayaan bukanlah suatu kesalahan. Akan tetapi, jangan karena kita tidak kaya dan berkelim­pahan lantas kita tidak bisa bahagia. Apabila sukacita dan kebahagiaan kita ditentukan oleh kekayaan dan kelimpahan kita, maka kita akan hancur jika kita kehilangan hal itu dan berada pada situasi yang sulit. Jika sukacita kita berasal dari hidup dalam Allah, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat merusaknya. Jika kita percaya dan berpengharapan pada Allah, kita tetap dapat bersukacita sekalipun dalam kesusahan dan kemiskinan.

 

Multiple Ajax Calendar

November 2018
S M T W T F S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama