4
Nov

DILEMA

Markus 12:28-34

“… juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri  adalah jauh lebih utama

dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.”

(Mrk. 12:33)

 

 

 

Pagi itu, Tono sedang tergesa-gesa menuju ke gereja sebab ia bertugas sebagai pemusik dalam kebaktian pemuda hari itu. Di tengah perjalanan menuju ke gereja ia meli­hat seorang remaja tertabrak sepeda motor yang melaju ugal-ugalan. Tono menghentikan mobilnya dan melihat remaja itu sedang mengerang kesakitan. Sempat terpikir untuk menolongnya, namun Tono teringat bahwa ia bertugas dalam kebaktian hari itu. Akhirnya Tono pun meninggalkan remaja itu dan berharap ada orang lain yang menolongnya.

 

 

Mengasihi Dia dengan segenap hati, segenap pengertian dan sege­nap kekuatan dan mengasihi sesama seperti diri sendiri adalah hukum yang utama, bahkan jauh lebih utama dari ritual keagamaan seperti kor­ban bakaran dan korban sembelihan. Memang benar bila ibadah kepada Tuhan merupakan salah satu bentuk dari mengasihi Dia. Tetapi 1 Yohanes 4:20 mengatakan, “… barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.”Artinya kasih kepada Tuhan tidak boleh hanya dalam bentuk ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan kasih kepada sesama.

 

 

Youth, persoalan yang dihadapi Tono memang merupakan sebuah dilema. Di satu sisi dia harus bertanggung jawab dengan tugas pelayanannya, tetapi di sisi lain dia juga punya tanggung jawab moral untuk menolong. Mana yang harus lebih diutamakan? Tentunya tindakan kasih kepada sesama yang harus lebih diutamakan, sebab barangsiapa tidak mengasihi saudaranya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya.

 

 

  1. Manakah yang lebih utama, ritual atau tindakan kasih?
  2. Bagaimana Saudara mewujudkan kasih kepada Tuhan?

 

 

Pokok Doa: Pemuda senantiasa mengasihi Tuhan dan sesama.

 

 

Multiple Ajax Calendar

November 2018
S M T W T F S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama