23
Nov

REFLEKSI

Mulutku akan mengucapkan hikmat,

dan yang direnungkan hatiku ialah pengertian.

(Mzm. 49:4)

 

 

 

Judul hari ini tak ada hubungannya dengan pijat, tetapi dengan perenungan diri. Diceritakan bahwa misionaris Franciscus Xaverius telah meninggalkan 137 surat refleksi tentang pelayanannya yang pendek antara tahun 1549 sampai 1551. Namun, surat-surat re­fleksinya telah menggugah seorang pemuda, Matteo Ricci untuk bergabung dengan Serikat Yesus dan melayani di Tiongkok. Ricci merupakan misionaris pertama yang berhasil masuk ibu kota Peking setelah menunggu 18 tahun. Dengan tekun, gigih dan cara pendekatannya yang luwes ia berhasil diterima di istana kaisar. Anehnya, pelayanan misi yang begitu besar diawali hanya karena ia membaca surat-surat refleksi Franciscus Xaverius!

 

 

Nah, bagi kita para lansia, apakah refleksi diri masih ber­guna? Memang, sah-sah saja jika kita bermimpi bahwa hasil re­fleksi diri kita akan dipakai Tuhan untuk karya pelayanan-Nya yang besar. Namun, menurut pemazmur, kata-kata kita akan mencerminkan hikmat karena perenungan memberi pengertian sehingga hasil refleksi dapat kita bagikan sebagai kesaksian ten­tang kasih dan kesetiaan Tuhan. Kesempatan dan sarana terse­dia, bukan? Maukah kita bersikap terbuka dan membuka diri terhadap sesama kita?JNA

 

 

DOA:

Tuhan Yesus, tolonglah agar kami berani memeriksa diri

dan mau menerima kekurangan dan kesalahan kami.

Ajarkanlah kami merendahkan diri agar dipimpin oleh hikmat-Mu. Amin.

 

 

 

Multiple Ajax Calendar

November 2018
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama