1
Dec

KEKUATAN PENANTIAN

Mazmur 25:1-10

Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN,

sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

(Mzm. 25:6)

 

 

 

Hampir semua orang sepakat untuk mengatakan bahwa menunggu atau menanti meru­pakan pekerjaan yang melelahkan. Lelah di sini tidak hanya dimaknai sekadar lelah se­cara fisik, tetapi juga lelah hati maupun lelah pikiran. Seorang yang sedang menantikan pe­kerjaan merasa lelah untuk memikirkan masa depannya yang tidak menentu. Seorang yang sedang menantikan pasangan hidup juga mera­sa lelah untuk mengolah perasaan hati yang menggalau, ditambah lagi dengan cibiran orang yang terus mempertanyakan “kapan nyusul?” tatkala ia hadir ke sebuah pesta pernikahan.

 

 

Rasa lelah dalam menanti juga tampak dalam diri pemazmur. Na­mun di saat rasa lelah muncul, pemazmur memilih untuk mengingat masa lalunya. Hal ini menyadarkan dirinya bahwa segala hal yang per­nah terjadi di dalam hidupnya merupakan bentuk dari rahmat dan kasih setia Allah (ay. 6). Inilah kekuatan dari sebuah penantian. Ingatan dan penyadaran akan kasih setia Allah pada masa lalu mendorong manu­sia untuk terus bergantung kepada Allah di tengah masa penantian, seperti yang dilakukan oleh pemazmur, “Kepada-Mu ya Tuhan, kuangkat jiwaku” (ay. 1).

 

 

Youth, setiap orang pernah mengalami masa penantian. Masa penantian memang melelahkan, tetapi pada masa itu kita didorong untuk menyadari kasih setia dan rahmat Allah yang terjadi pada masa lalu. Ingatlah segala pengalaman yang pernah terjadi di dalam hidup kita, baik suka maupun duka, karena pada saat itu kita sadar akan kasih dan rahmat Allah yang telah mengantar hidup kita sampai saat ini. Itulah kekuatan dari sebuah penantian.

 

 

  1. Bagaimana sikap pemazmur dalam menghadapi penantian?
  2. Pengalaman hidup apa yang membuat kita sadar akan kasih dan rahmat Allah?

 

 

Pokok Doa: Memaknai penantian dengan mengingat kasih dan rahmat Allah.

 

Multiple Ajax Calendar

December 2018
S M T W T F S
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama