2
Dec

SENANTIASA BERMAWAS DIRI

Lukas 21:25-36

“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan

untuk luput dari semua yang akan terjadi itu ….”

(Luk. 21:36)

 

 

 

Di mana tempat yang paling sering menggoda kita untuk melakukan pelanggaran? Menurut saya, tempat itu bukan di café atau diskotik, tetapi di jalan raya. Ya, dengan alasan terburu-buru atau tidak ada polisi, kita sering melaku­kan pelanggaran lalu lintas tanpa merasa ber­salah. Namun apa yang terjadi kalau tiba-tiba ada polisi yang mencegat kita? Biasanya kita menggerutu, salah satunya melalui pernyataan, “Biasanya tidak ada polisi di sini.” Sadarkah bahwa pernyataan itu mencerminkan sikap kita yang baru merasa takut untuk melanggar ketika ada polisi? Polisi seolah menjadi tanda kita untuk mawas diri. Kalau tanda itu tidak ada, kita dapat leluasa melanggar tanpa rasa bersalah.

 

 

Sikap manusia yang baru mawas diri ketika ada tanda juga terjadi dalam diri para murid Yesus. Perikop Lukas 21:25-36 merupakan jawaban Yesus atas pertanyaan para murid mengenai tanda-tanda kalau Bait Allah akan runtuh (ay. 7). Seolah mereka baru mau berjaga kalau tanda-tanda itu sudah terlihat. Namun melalui perkataan-Nya, Yesus menyatakan agar manusia senantiasa berjaga-jaga dan berdoa walaupun tanda itu belum terlihat. Manusia harus selalu mawas diri dengan melakukan segala perin­tah dan kehendak Tuhan di dalam kehidupan seseharinya.

 

 

Youth, bermawas diri senantiasa menjadi tanggung jawab kita sebagai pengikut Kristus. Hal itu dapat dimulai dari hal-hal kecil. Kita dapat selalu bermawas diri dengan mematuhi peraturan lalu lintas, berinisiatif untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab tanpa disuruh, dan juga tidak mencoba-coba melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani kita.

 

 

  1. Mengapa Yesus meminta para murid untuk berjaga-jaga dan berdoa?
  2. Apa saja bentuk dari bermawas diri yang dapat dilakukan dalam kehidupan?

 

 

Pokok Doa: Dapat bermawas diri di dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Multiple Ajax Calendar

December 2018
S M T W T F S
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama