2
Jan

BERANI MENYATAKAN PENDAPAT

Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?”

Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.”

(Lukas 9:20)

 

 

 

“Berhenti! Sudah, jangan berantem lagi!” teriak Didi sambil memisahkan Sona dan Badu yang sedang bertengkar. “Dia duluan yang mulai!” kata Badu. “Enak aja, dia duluan!” sahut Sona tidak mau kalah. “Li, menurutmu siapa yang salah? Tadi kan kamu duluan yang sampai di sini?” tanya Didi kepada Lili. “Aku nggak tahu, Di. Aku takut salah,” jawab Lili sambil ketakutan. “Lili, kita nggak perlu takut untuk menyatakan pendapat kita di hadapan orang lain! Kalau menurutmu, siapa yang salah di antara keduanya?” tanya Didi kembali. “Iya Di, kalau menurutku keduanya sama-sama salah,” jawab Lili.

 

 

Adik-adik, tidak banyak orang yang berani menyatakan pendapatnya di hadapan orang lain. Hal ini disebabkan ada perasaan takut dan ragu untuk menyatakan pendapatnya. Yuk kita baca Lukas 9:18-21. Ketika Tuhan Yesus bertanya pendapat para murid tentang siapa Yesus bagi mereka, Petrus yang berani menyatakan pendapatnya. Bagi Petrus, Yesus adalah Mesias, Anak Allah.

 

 

Adik-adik, mari kita melatih diri untuk menyatakan pendapat kita di hadapan orang lain. Tuhan menolong kita.

 

 

Doa: Bapa di Surga, mampukanlah aku untuk belajar menyatakan pendapat di hadapan orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama