13
Jan

BELAJAR RENDAH HATI

Lukas 3:15-17, 21-22

“… dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.”

(Luk. 3:16)

 

 

 

Saya ingat lagu zaman Sekolah Minggu yang demikian, “Dia harus makin bertambah, ‘ku harus makin berkurang. Nama Yesus saja disembah, ‘ku di tempat paling belakang.” Lagu ini hendak mengingatkan kita tentang pentingnya kerendahan hati bagi seorang pengikut Kristus.

 

 

Yohanes Pembaptis menjadi pembuka jalan bagi kedatangan Yesus. Ia berkarya di sekitar sungai Yordan untuk menyerukan pertobatan, “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” (ay. 3). Seruan Yohanes Pembaptis membuat banyak orang berbondong-bondong datang kepadanya. Mereka memberi diri dibaptis dan hidup dalam pertobatan. Kehadiran Yohanes membuat banyak orang bertanya-tanya dan menduga bahwa Yohanes adalah Mesias yang dinantikan orang Israel. Tetapi, Yohanes dengan tegas mengatakan bahwa ia hanyalah alat. Bahkan, untuk membuka tali kasut Mesias pun, dia merasa tidak layak.

 

 

Youth, popularitas dalam pelayanan tidak menjadikan Yohanes Pembaptis arogan. Meskipun memiliki banyak pengikut, ia tidak sombong. Ia sadar bahwa dirinya hanyalah utusan. Ia bukan tokoh utama, ia hanya sebagai pembuka jalan. Pelayanan yang dilakukannya semata-mata hanya untuk memuliakan nama Tuhan. Kerendahan hati Yohanes Pembaptis seharusnya menginspirasi kita untuk memiliki sikap rendah hati di hadapan Tuhan dan manusia. Semoga dengan kerendahan hati yang kita miliki, orang dapat mengenal Kristus.

 

 

  1. Apakah kesaksian Yohanes tentang Mesias?
  2. Apakah kesulitan yang dialami saat belajar untuk rendah hati?

 

 

Pokok Doa: Hidup rendah hati dalam kasih Kristus.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama