15
Jan

RENDAH HATI

Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Ia pun mencemooh,

tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.

(Ams. 3:34)

 

 

 

Dunia ini penuh dengan kompetisi atau persaingan. Dalam pergaulan orang sering, secara sadar atau tidak, mau menang sendiri dan merasa diri paling benar. Tetapi tidak demikian dengan Ibu Zarah. Usianya kurang lebih 75 tahun. Sejak masih muda ia menunjukkan sikap yang sederhana, penolong dan rendah hati. Ia tidak kaya, tetapi tangan dan hatinya selalu terbuka untuk menolong orang lain. Orang-orang di sekitarnya banyak yang memberi perhatian dan senang bergaul dengan Ibu Zarah. Kebaikan hati Ibu Zarah nyata. Ia tidak pilih-pilih teman. Di usianya yang lanjut itu, ia masih sering dicari teman-temannya.

 

 

Ketika seorang bertambah tua, tentu saja ia tidak mungkin bertambah lincah. Suatu kenyataan yang dihadapi lansia adalah kemungkinan bertemu dan berkumpul dengan teman-teman makin berkurang. Tetapi Ibu Zarah masih banyak dicari temannya dan banyak yang memperhatikannya. Banyak teman itu adalah salah satu wujud cinta kasih. Tuhan mengasihi seseorang dengan caranya sendiri yang unik dan sering kali tidak terduga. Apakah kita juga merasa dikasihi Tuhan? Sobat Lansia, apakah kita selalu bersikap baik dan rendah hati kepada orang-orang di sekitar kita?DSM

 

 

DOA:

Tuhan, Bapa kami.

Kami sadar ada banyak kemunduran di usia kami yang bertambah lanjut ini.

Tolong kami untuk selalu rendah hati dan menghargai orang lain

sehingga boleh menjadi saluran berkat Tuhan. Amin.

 

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama