18
Jan

MENIKAH ATAU MELAJANG

1 Korintus 7:1-7

… tetapi setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas,

yang seorang karunia ini, yang lain karunia itu.

(1Kor. 7:7)

 

 

 

Menikah atau melajang, mana yang akan Anda pilih? Masyarakat acap kali menekankan bahwa menikah adalah pilihan yang paling bijak dibandingkan melajang. Tidak dapat disangkal bahwa masyarakat kita masih memandang kaum lajang dengan sebelah mata. Lalu apa kata Alkitab?

 

 

Paulus menjelaskan bahwa hubungan seksual yang amoral merupakan perbuatan dosa karena masuk dalam kategori percabulan. Menurut Paulus agar tidak terjebak dalam percabulan maka sebaiknya orang menikah. Relasi seksual dalam pernikahan merupakan salah satu tanggung jawab yang dilakukan untuk memenuhi kewajiban terhadap pasangan. Lalu bagaimana dengan pilihan melajang? Paulus mengatakan, mereka perlu menguji di hadapan Tuhan bahwa pilihannya itu memang merupakan karunia Tuhan. Jika seseorang tidak memiliki karunia ini sebaiknya ia menikah saja (ay. 2). Jika seseorang oleh keadaannya atau pun panggilannya “diarahkan” untuk hidup melajang, maka ia perlu meminta kepada Allah supaya mampu menjalaninya dan produktif dalam menghayati ketentuan Allah. Hiduplah melajang semata-mata karena kehendak Allah, bukan karena takut dikecewakan pasangan, takut punya anak, atau bahkan takut akan tanggung jawab keluarga.

 

 

Youth, baik menikah atau melajang, keduanya menghadirkan manfaat dan berkat masing-masing. Entah menikah atau melajang, kita harus melayani Tuhan dan mencari kemuliaan-Nya. Tidak boleh ada seorang pun yang menyombongkan diri atas statusnya, karena semuanya merupakan anugerah Allah.

 

 

  1. Mengapa menikah atau melajang sama-sama berarti menurut Paulus?
  2. Apakah kehendak Tuhan bagi Anda: menikah atau melajang?

 

 

Pokok Doa: Pergumulan dalam memahami panggilan menikah atau melajang.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama