19
Jan

MEMBUKA HATI

Yeremia 4:1-4

“Bukalah bagimu tanah baru,

dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh.”

(Yer. 4:3)

 

 

 

Hutan merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki negeri ini, akan tetapi banyak orang yang tidak peduli dengan kekayaan tersebut. Tidak sedikit yang membuka hutan tanpa izin dan tidak bertanggung jawab, misalnya membakar lahan sehingga mengakibatkan terjadinya bencana asap. Membuka tanah baru untuk pertanian penting, tetapi tentu harus sesuai dengan peraturan yang ada.

 

 

Apa yang dimaksud dengan membuka tanah baru dalam bacaan hari ini? Menurut kita membuka tanah baru berarti membuka hutan, menebangi semua pohon yang ada serta mendongkel sampai akar-akarnya. Setelah bersih tanah itu kita tanami dengan benih yang baru. Dalam bercocok tanam, orang Israel memiliki tradisi: mereka hanya diperbolehkan menggarap tanah pertaniannya selama enam tahun, dan pada tahun ketujuh tanah itu harus diistirahatkan. Jadi selama satu tahun tanah itu dibiarkan begitu saja tanpa dicangkul, dibajak, atau pun diairi. Akibatnya, tanah itu menjadi dipenuhi semak duri. Begitulah keadaan hati seseorang yang lama tidak tersentuh oleh “mata bajak rohani dan tidak mengalami aliran-aliran air hidup.” “Tanah” hatinya menjadi sangat keras dan dipenuhi oleh berbagai “belukar, ilalang, dan semak duri.”

 

 

Youth, bagaimana dengan kehidupan rohani kita? Jika menyadari bahwa kerohanian kita tidak pernah bertumbuh, itu tandanya bahwa ladang atau tanah hati kita sudah menjadi keras. Kita perlu diproses dan dibentuk kembali. Sebab kalau tidak, sampai kapan pun tidak akan menghasilkan. Oleh sebab itu, biarkan mata bajak firman Allah dan mata air kebenaran menyentuh tanah hati kita, supaya ada pertumbuhan dalam kehidupan kita.

 

 

  1. Apa yang dimaksud dengan membuka lahan baru menurut Alkitab?
  2. Apa penyebab hati kita mengalami kekeringan rohani?

 

 

Pokok Doa: Agar pertumbuhan rohani dapat terus berjalan.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama