21
Jan

MAMPU MENGENDALIKAN DIRI

Lalu Simon Petrus … menghunus pedang itu,

menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya.

(Yohanes 18:10)

 

 

 

“Aku nggak mau makan sa­yur! Aku nggak mau makan!” kata Nico sambil mem­banting piringnya dengan marah. “Nic, kamu kenapa banting piring seperti itu?” tanya Didi yang bermain di rumah Nico hari itu. “Aku marah! Aku udah bilang aku nggak mau pake sayur. Eh, malah diberi sayur!” jawab Nico. “Oh gitu… tapi kenapa kamu sampai membentak si Mbak dan mecahin piring? Kamu kan bisa ngomong baik-baik,” kata Didi.

 

 

Adik-adik, Nico kalau marah seram sekali ya. Dia sampai membentak dan memecahkan piring seperti itu. Kak Kiddy berharap tidak ada yang seperti Nico ya, kalau lagi marah. Yuk kita baca Yohanes 18:1-11. Simon Petrus sangat marah ketika melihat orang-orang yang datang untuk menangkap Tuhan Yesus. Itu sebabnya dia memutuskan telinga kanan Malkhus. Melihat hal itu, Tuhan Yesus mengatakan kepada Petrus untuk menyimpan pedangnya.

 

 

Adik-adik, kemarahan perlu dinyatakan dengan cara yang tepat. Kita perlu mengendalikan diri untuk tidak berkata kasar dan merusak benda-benda di sekeliling kita.

 

 

Doa: Bapa di Surga, mampukanlah aku untuk mengendalikan diri ketika aku marah. Dalam nama Tuhan Yesus aku memohon. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama