22
Jan

AKU MAU BERKATA JUJUR

Maka teringatlah Petrus …

“Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.”

Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

(Matius 26:75)

 

 

“Di, kamu liat sosis yang ada di meja makan nggak? kata Kak Santi. “Aku nggak tau Kak, aku nggak liat,” jawab Didi sambil men­datangi Kak Santi. “Lho, ini apa? Ini sosis kan yang ada di ujung bibirmu!” ujar Kak Santi. “Ii…iya Kak, maaf. Tadi aku yang makan sosisnya. Aku pikir Kakak nggak mau,” kata Didi. “Di, berbohong tidak baik, lho. Lebih baik jujur. Kakak nggak akan marah kok asal kamu ngomong jujur,” Kak Santi menjelaskan.

 

 

Adik-adik, makan sosis itu memang enak. Namun akan jauh lebih enak jika Didi memakannya tanpa berbohong. Bohong artinya berkata tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Ketika kita ber­bohong, hati kita akan gelisah karena mengetahui yang sebenarnya. Berbohong itu sama dengan berbuat dosa. Mari kita baca Matius 26:69-75. Petrus juga pernah berbohong, ia mengatakan tidak mengenal Tuhan Yesus. Itu sebabnya ia sangat menyesal dan menangis dengan sedih.

 

 

Adik-adik, dalam keadaan sesulit apa pun, mari kita belajar untuk berkata dan berbuat jujur, misalnya dengan tidak bohong, tidak menyontek.

 

 

Doa: Bapa di Surga, ajarkanlah aku untuk berkata benar dalam segala situasi. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama